Rabu, 15 Januari 2025

PENGALAMAN KU DI PESANTREN

 pengalaman ku di pesantren. 


     Aku adalah anak perempuan pertama dari keluarga yang kesederhana. 

    Pada suatu hari bertepatan pada kelulusan sd ku, aku berpikiran bahwa aku ingin melanjutkan pendidikan di pesantren impian ku.

ketika itu aku bilang keinginanku kepada orang tua ku atau keluarga ku terutama kepada ayahku. setelah aku menyampaikan niat atau keinginanku yaitu melanjutkan SMP/ MTs ke pesantren, ayah menyuruh ku untuk berfikir fikir dahulu ketika ingin melanjutkan nya kepada pesantren karna menurut keluarga dan ayahku di pesantren tidak hanya menimba ilmu tetapi tentang kemandirian atau berpisah jauh dengan orang tua.

     Selang beberapa hari sebelum PPDB aku bilang lagi kepada ayah bahwa pendaftaran sudah di buka, lalu aku meminta izin kepada ayah untuk meminta formulir pendaftaran dan mengisinya, lalu ayah setuju dan bilang "ayah selalu dukung kemauman mu apapun itu asalkan itu baik untuk dirimu dan masa depan mu" aku sangat senang ketika ayah mengucapkan kata-kata itu 

pagi harinya aku meminta formulir dan mengisinya. 

tetapi tidak lama dari itu ternyata ada masalah baru yaitu tentang biaya , dia waktu itu aku merasa ingin mengundurkan diri atau tidak ingin lagi masuk pesantren karena masalah itu, tetapi ayah bilang kepadaku "jangan memikirkan itu semua, kamu nanti mondok saja, biar ayah yang urus, tenang saja" di situ aku merasa bahagia sekali dan terharu. 

ternyata benar ayah mendapatkan uang untuk membeli perlengkapan dan biaya sekolah di pesantren.

   Singkat saja setelah aku masuk kepesantren di antar kan oleh keluargaku, semua kelugaku merasa sedih harus melepaskan atau berpisah dengan anak yang di cintainya atau satu² nya tetapi aku tidak bergitu aku merasa bahagia karna aku dapat menimba ilmu di pesantren, selang beberapa minggu aku di pesantren dan menjalani kehidupan ku di pesantren aku di situ merasa kehilangan keluargaku. 

bertepatan dengan ulang tahun ku aku jauh dari orang tuaku tetapi ketika bertepatan dengan ulang tahun ku aku di rayakan oleh teman teman pondok ku yang ku anggap sudah seperti keluargaku, aku juga sangat bahagia perihal hal tersebut. 

     Setelah lama sudah di pesantren aku memutuskan untuk pulang ke rumah karena aku merasa tidak kuat di pesantren itu mulai dari waktu dll, tidak ada istirahat sekalipun ada itupun sebentar, singkat saja akhirnya aku di jemput oleh orang tuaku , dan aku pun melanjutkan sekolah di rumah MTS. 



trimakasih

1 komentar:

  1. Siip... Silahkan dilanjutkan untuk berkreasi di dunia Maya sebanyak banyaknya

    BalasHapus